BEGINI LANGKAH KECIL KEPALA SMKN 1 GRUJUGAN MEMBANGUN KARAKTER SISWA

Diposting pada: 2019-03-06, oleh : Daris CInta Aswaja, Kategori: Informasi Sekolah

Peraturan Presiden Penguatan Pendidikan Karakter yang selanjutnya disingkat Perpres PPK adalah gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Salah satu amanat Perpres PPK adalah upaya bersama membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas Indonesia Tahun 2045 dengan jiwa Pancasila dan pendidikan karakter yang baik guna menghadapi dinamika perubahan di masa depan. Tujuan mulia dari Perperes PPK inilah yang menjadi dasar bagai lembaga pendidikan SMKN 1 Grujugan untuk terus menanamkan pendidikan karakter kepada semua peserta didik yang terintegrasi dalam kurikulum yang dirancang oleh sekolah dan menjadi pijakan untuk dilaksanakan secara kolektif.  

Di dalam upaya implementasi pendidikan karakter, SMKN 1 Grujugan melaksanakan berbagai gerakan seperti; sholat dhuhur berjamaah, SMK manunggal POLRI, SMK manunggal TNI, dan berbagai gerakan yang lainnya. Komitmen SMKN 1 Grujugan dalam menerapkan implementasi pendidikan karakter secara terus-menerus dari tahun ke tahun inilah ternyata berdampak sistemik kepada kepercayaan masyarakat untuk “menitipkan” anak-anaknya bisa bersekolah di SMKN 1 Grujugan. Tak heran, meskipun terletak di geografis yang kurang menguntungkan karena terapit oleh banyak sekolah, SMKN 1 Grujugan tetap eksis sejak mulai berdiri tahun 2006 hingga sekarang.

Pencapaian implementasi PPK di SMKN 1 Grujugan menurut Daris Wibisono selaku guru PPKN sebenarnya lebih karena peran kepala sekolah yang selalu memberi teladan yang baik dalam penerapan pendidikan karakter. “Rahasia keberhasilan pelaksnaaan PPK di sekolah ini lebih karena bapak kepala sekolah yang tidak pernah lelah memberikan teladan langsung kepada siswa, tidak segan-segan para siswa diajak gotong royong bersamanya membersihkan lingkungan sekolah sambil melakukan doktrinasi dan motivasi” ujar Daris dengan semangat.

Pantauan media Skagu tergambar bagaiman SMKN 1 Grujugan adalah sekolah yang bersih, sejuk, teduh, dan sangat indah. Banyak sekali gambar-gambar pahlawan, anjuran budaya 5 S (senyum, sapa, salam, sopan, dan santun), serta kalimat-kalimat motivasi yang terpasanng rapi di sudut-sudut sekolah. (DCA)      


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id
101262 Total Hits Halaman
61149 Total Pengunjung
200 Hits Hari Ini
100 Pengunjung Hari Ini
1 Pengunjung Online
al-quran-on-line-smk-negeri-1-grujugan

Quran Surat Al Fatihah 1 : 1

1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. [1] [1] Maksudnya: saya memulai membaca al-Fatihah ini dengan menyebut nama Allah. Setiap pekerjaan yang baik, hendaknya dimulai dengan menyebut asma Allah, seperti makan, minum, menyembelih hewan dan sebagainya. Allah ialah nama zat yang Maha Suci, yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya, yang tidak membutuhkan makhluk-Nya, tapi makhluk yang membutuhkan-Nya. Ar Rahmaan (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang ar Rahiim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.

Baca Surat » Al Fatihah »