PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER; APA LANGKAH UTAMA YANG DILAKUKAN SMKN 1 GRUJUGAN?

Diposting pada: 2019-03-04, oleh : Daris CInta Aswaja, Kategori: Informasi Sekolah

Sebagai wujud komitmen lembaga pendidikan SMKN 1 Grujugan dalam rangka implementasi Peraturan Presiden (Prepres) Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) nomor 87 tahun 2017 mengimplementasikan beberapa program inovatif. Tentunya, program inovatif yang menjadi prioritas adalah yang sesuai dengan capaian visi-misi SMKN 1 Grujugan. Di antaranya yaitu kegiatan-kegiatan ibadah bidang keislaman yang menjadi karakter kuat di lingkungan sekolah. Tujuannya tidak lain untuk mewujudkan lulusan yang bermutu dalam iman dan berkarakter serta mampu mempunyai daya juang yang tinggi dalam menghadapi tatangan jaman. 

Salah satu program yang diterapkan dalam waktu dua tahun terakhir, dinamakan dengan program Gerakan Sholat Dhuhur Berjamaah. Gerakan ini dimaksudkan agar siswa-siswi dan guru SMKN 1 Grujugan tetap istiqomah dalam menjalankan sholat berjamaah. 

Kepala SMKN 1 Grujugan Bambang Sutjipto, S.Pd, M.Si mengatakan, “Membangun karakter siswa sebagai generasi penerus bangsa ini yang sangat efektif dilakukan untuk menjadi kebiasaan baik adalah gerakan sholat berjamaah, dari gerakan ini diharapkan akan berkembang pada sisi karakter siswa seperti; disiplin, tanggung jawab,gotong royong, dan karakter hebat lainnya sehingga berdampak sistemik pada potensinya dibidang akademik” ujar kepala sekolah yang juga seorang santri ini dengan semangat.

Secara teknis,  gerakan sholat Dhuhur berjamaah ini dilakukan oleh semua siswa/i, guru, TU, dan seluruh karyawan SMKN 1 Grujugan. Yang menarik, imam sholat dijadwal bergilir per kelompok dan berlaku bagi semua siswa mulai kelas X sampai kelas XII. Di dalam setiap kelompok, ada siswa yang bertugas untuk adzan, ada yang pujian menunggu jamaah yang lainnya datang, dan tentunya juga petugas yang menjadi imam. Setelah sholat berjamaah selesai, dilanjutkan dengan dzikir bersama sebagai wujud pengampunan dosa apabila sholat yang dilakukan masih jauh dari kesempurnaan.

Sementara itu, guru Agama Islam SMKN 1 Grujugan, Supriyadi, S.Ag menjelaskan bahwa kegiatan sholat dhuhur berjamaah ini juga merupakan upaya menangkal kenakalan remaja yang semakin variatif bentuk-bentuk kenakalannya. “Guru sebagai orang tua disekolah tugasnya bukan hanya mendidik ilmu pengetahuan, tapi bagaimana juga harus memberikan pendidikan kepribadian serta menjadi teladan yang baik bagi para peserta didiknya” imbuhnya. (DCA)


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id
81818 Total Hits Halaman
50675 Total Pengunjung
122 Hits Hari Ini
86 Pengunjung Hari Ini
1 Pengunjung Online
al-quran-on-line-smk-negeri-1-grujugan

Quran Surat Al Fatihah 1 : 1

1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. [1] [1] Maksudnya: saya memulai membaca al-Fatihah ini dengan menyebut nama Allah. Setiap pekerjaan yang baik, hendaknya dimulai dengan menyebut asma Allah, seperti makan, minum, menyembelih hewan dan sebagainya. Allah ialah nama zat yang Maha Suci, yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya, yang tidak membutuhkan makhluk-Nya, tapi makhluk yang membutuhkan-Nya. Ar Rahmaan (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang ar Rahiim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.

Baca Surat » Al Fatihah »